Previous Next
  • Pusat Layanan Iklan

    Merupakan pusat layanan pemasangan iklan koran di berbagai provinsi Indonesia. Menerima pemasangan iklan display dan kolom untuk seluruh wilayan Indonesia.

  • Cara Pemasangan Iklan

    Silahkan kirim materi anda ke email kami : iklanjawapos@yahoo.com , dan kami akan membantu anda. Telp : (031) 3450 8009. SMS: 0857 3318 4499.

  • Kantor Kami

    Kantor kami beralamatkan di kota Surabaya, provinsi Jawa Timur, tepatnya di Jalan Mulyosari Raya No. 55 Surabaya. Kode pos 60112.

  • Apakah Kami Bisa Dipercaya?

    Tentu! Kami akan sangat senang dapat melayani anda. Kami sudah berpengalaman selama 5 tahun dalam layanan iklan koran dan pemasangan iklan koran.

Tanda-Tanda Gejala Awal Kanker Payudara - Penyakit kanker payudara sangat mematikan, terdata sebagai penyumbang populasi kematian terbanyak wanita setelah kanker paru-paru. Untuk itu, mengenali gejala awal sangat perlu agar cepat melakukan penanganan yang tepat dan Anda terhindar risiko itu.

Ya, hal ini karena ancaman kanker payudara sangat nyata. Menurut American Cancer Association, kemungkinan wanita terkena kanker payudara itu satu banding delapan orang atau 12 persen. Sementara itu, di era milenium ini sayangnya banyak yang tidak mengetahui gejala atau tanda awal kanker. Padahal, mengetahui hal ini bisa menghindarkan Anda dari ancaman risiko. Lantas, apa saja gejala-gejala awal kanker payudara itu?

Di bawah ini beberapa gejala kanker payudara sekaligus jadi pengingat kembali Anda tidak termasuk dari kemungkinan risiko itu, di antaranya sebagai berikut:

Benjolan pada payudara

Menurut American Cancer Society, gejala awal yang signifikan dan sering dialami wanita ialah benjolan tidak biasa yang ditemukan pada payudara. Benjolan itu biasanya ditandai dengan rasa sakit bila dipegang atau ditekan.

Perubahan payudara Anda

Gejala yang biasanya terjadi ialah berubahnya ukuran, bentuk payudara dan puting. Di mana gejala itu awalnya ditandai dengan permukaan payudara akan berwarna merah, kemudian perlahan kulit mengerut. Bahkan dalam kasus lain, warna payudaranya berubah orange.

Puting mengeluarkan cairan aneh

Seringkali cairan yang keluar ini seperti darah, tetapi juga terkadang juga berwarna kuning kehijau-hijauan.

Payudara mengalami pembengkakan

Gejala kanker payudara juga ditandai dengan pembengkakan payudara tanpa ada benjolan, yang merupakan gejala umumnya. Bahkan, kadang-kadang salah satu payudara pembuluh darah jadi lebih terlihat. Demikian seperti dilansir Livestrong.

Sumber: http://health.okezone.com/ Qalbinur Nawawi (tty)
Ribuan Warga Palestina Berdemo Di Tepi Barat - RAMALLAH - Dalam perayaan Hari Nakba ke-65, warga Palestina  berdemo untuk memperingati hari yang menyebabkan kesengsaraan bagi warga Palestina karena pembentukan Israel. Mereka pun bentrok dengan aparat keamanan Israel di Tepi Barat.

Ribuan warga Palestina itu melakukan marching ke alun-alun Ramallah. Banyak di antara mereka yang membawa spanduk bertuliskan nama-nama desa yang digusur Israel puluhan tahun yang lalu.

Beberapa orang demonstran juga berunjuk rasa di Kota Hebron di Tepi Barat, dan penjara di dekat Ramallah. Sejumlah warga Palestina terluka dalam insiden itu.

"Demi masa depan saya dan demi kembalinya tanah keluarga saya, saya tidak ingin ada negosiasi yang tidak berguna ini, kami menginginkan perlawanan dengan senjata," ujar seorang remaja Palestina berusia 15 tahun, Ahmed al-Bedu, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/5/2013).

Sementara itu, polisi Israel di Yerusalem terus berkelahi dengan para demonstran. Mereka melempari demonstran dengan gas air mata, dan menangkap beberapa orang yang dituduh menghasut kekerasan. Yerusalem kini dijaga dengan ekstra-ketat oleh Israel.

Seperti diketahui, Israel mendeklarasikan kemerdekaannya pada 14 Mei 1948 tepat pada saat Inggris mengakhir pendudukannya di Palestina. Lima bulan kemudian, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi usulan untuk membelah Palestina menjadi Negara Arab dan Yahudi, usulan itu langsung dikecam oleh negara-negara Arab.

Berdirinya Israel memaksa warga-warga Arab Palestina diusir dari tempat tinggalnya dan dilarang untuk kembali. Mereka tersebar ke negara-negara Arab lain di Timur Tengah.

Menurut laporan dari pejabat Palestina yang dirilis pekan ini, 5,3 juta warga Palestina tercatat sebagai pengunggsi oleh PBB. Mereka ada di Suriah, Lebanon, Yordania, Tepi Barat dan Gaza.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas adalah seorang pengungsi dari kota yang saat ini menjadi wilayah utara Israel. Abbas pun terus dikecam karena mengatakan pada Israel bahwa dirinya sama sekali tidak ingin mengklaim tanah kelahirannya dan pulang ke kota tersebut.

Saat ini, Palestina mendambakan sebuah negara merdeka dengan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza, serta Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Namun Israel menegaskan, Yerusalem adalah wilayah yang tidak bisa dibagi-bagi. (AUL)

http://international.okezone.com/read/2013/05/16/412/807754/ribuan-warga-palestina-bentrok-dengan-aparat-israel
Uni Eropa Sedang Di Pucuk Perpecahan - BRUSSELS – Uni Eropa (UE) disebut berada di ambang perpecahan. Hasil survei menunjukkan dukungan warga terhadap UE menurun tajam.

Lembaga Riset Pew menyebut, hanya 45 persen warga Eropa yang mendukung UE tahun ini. Jumlah itu anjlok dari hasil tahun lalu yang mencapai 60 persen.

Popularitas UE menurun di negara-negara yang terkena Krisis Euro. Prancis yang selama ini menjadi motor UE pun ikut turun jumlah dukungannya.

“UE dianggap sebagai salah satu penyebab krisis,” sebut laporan yang dikeluarkan Lembaga Riset Pew, seperti dikutip Guardian, Selasa (14/5/2013).
“Krisis Euro menimbulkan perpecahan di dalam UE. Jerman tidak mempercayai Prancis, sebaliknya negara UE lainnya tidak mempercayai Jerman,” lanjut laporan itu.

Hingga kini pemimpin Eropa belum bisa mencari solusi untuk dapat keluar dari krisis Euro. Kondisi ekonomi yang sulit membuat kerusuhan sering terjadi di negara UE.

(ade)

http://international.okezone.com/read/2013/05/14/414/806860/uni-eropa-diambang-perpecahan
Nelayan Jerman Tangkap Iklan Cod Raksasa
Nelayan dengan ikan raksasanya (Foto: New York Daily News)

Nelayan Jerman Tangkap Ikan Cod Raksasa - OSLO - Seorang nelayan asal Jerman mencatatkan rekor International Game Fishing setelah menangkap ikan cod raksasa di laut Norwegia. Ikan yang ditangkapnya itu berhasil mengalahkan rekor sebelumnya.

Michael Eisele berhasil menangkap ikan cod raksasa seberat 46,7 kilogram pada 28 April silam di laut Norwegia.

Seperti dilansir New York Daily News, Kamis (16/5/2013), International Game Fishing menetapkan ikan yang ditangkap Eisele adalah ikan cod terbesar yang pernah ditangkap oleh seorang nelayan.

Eisele berhasil mengalahkan rekor sebelumnya yang diciptakan oleh Alphonso Bielevich dari Hampton, Amerika Serikat (AS), setelah menangkap ikan seberat 43 kilogram dengan panjang 160cm.

Seorang pemilik pemancingan ikan di Inggris mengatakan bahwa ikan yang dipancing Eisele bisa memberi makan sekitar 200 pengunjung. (faj)

http://international.okezone.com/read/2013/05/15/214/807572/nelayan-asal-jerman-berhasil-tangkap-ikan-cod-raksasa
Amerika Serikat Pilih Bos Baru CIA - WASHINGTON – Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA), kini memiliki pemimpin baru. John Brennan memimpin CIA setelah penunjukannya disetujui oleh Senat AS Kamis 7 Maret kemarin.

“Senat telah mengakui kualitas yang dimiliki oleh Brennan, kualitas yang telah saya lihat sejak lama,” pernyataan yang dikeluarkan Presiden Barack Obama usai senat menyetujui penunjukan Brennan.
“Brennan memiliki tekad untuk menjaga keamanan Amerika Serikat (AS). Dia juga dapat berkerja sama dengan parlemen dan sekutu-sekutu kita di luar negeri,” lanjut Obama, seperti dikutip New York Times, Jumat (8/3/2013).

Jalan Brennan untuk menjadi kepala CIA sebenarnya bisa dibilang tidak berjalan mulus. Ada beberapa senator yang menolak penunjukkan Brennan karena dianggap terlibat dalam aksi penyiksaan yang sering dilakukan CIA selama perang melawan teror.

Proses konfirmasi Brennan juga sempat dihalang-halangi senator dari Partai Republik, Paul Rand. Rand sengaja menunda proses pemungutan suara untuk mengkonfirmasi penunjukan Brennan dengan cara berpidato selama 13 jam non stop.

Rand melakukan hal tersebut untuk meminta penjelasan terkait kebijakan serangan dengan pesawat tanpa awak yang seringkali digunakan Obama untuk melumpuhkan tokoh militan di Timur Tengah.

Brennan nantinya akan menggantikan Michael J, Morell yang kini menjadi kepala sementara CIA. Morell meraih posisi tersebut setelah Kepala CIA sebelumnya, David Petraeus, mengundurkan diri karena terlibat skandal perselingkuhan tahun lalu. (faj)

http://international.okezone.com/read/2013/03/08/414/773017/as-tunjuk-bos-baru-cia
Operasi Agen CIA AS Dibongkar, Ini Alasan Rusia - WASHINGTON - Sebagian pengamat menduga penangkapan agen CIA Ryan Fogle sengaja dibesar-besarkan oleh Pemerintah Rusia. Insiden itu dianggap sebagai bentuk sinyal untuk Pemerintah Amerika Serikat (AS). Foto penangkapan Fogle beredar luas di media massa. Aparat Rusia juga membongkar alat mata-mata dan surat intruksi yang dibawa Fogle.

“Rusia ingin mengirimkan sinyal tertentu melalui insiden ini,” ujar mantan analis CIA Paul Pillar, seperti dikutip National Journal, Rabu (15/5/2013).
“Menurut saya, Rusia tidak senang dengan tekanan yang diberikan AS dalam isu Suriah. Mereka ingin mengatakan bahwa Rusia tidak bisa diatur AS,” lanjut Pillar.

Pillar tidak menutup kemungkinan adanya alasan lain yang mendasari tindakan Pemerintah Rusia. Ada dugaan pihak Rusia ingin mempermalukan CIA. Tahun 2010 lalu, CIA membongkar kedok mata-mata Rusia di AS. Tindakan CIA itu dianggap Rusia mempermalukan intelijen mereka.

“Peristiwa (tahun 2010) itu dianggap Rusia sebagai sebuah penghinaan. Insiden ini kemungkinan merupakan bentuk balasan dari Rusia,” terang ahli politik Rusia Dmitri Simes.

(ade)

http://international.okezone.com/read/2013/05/15/414/807598/redirect
AS Dianggap Tak Tahu Adat Karena Memata-matai Rusia - MOSKOW - Rusia kembali mengkritik Amerika Serikat (AS) terkait penangkapan agen Dinas Intelijen AS (CIA), Ryan Fogle. Negeri Beruang Merah itu menyebut AS tidak tahu adat dan bersikap canggung. Kementerian Luar Negeri Rusia mengutarakan protesnya ke Duta Besar AS untuk Rusia Michael McFaul kemarin. Tanda-tanda kekecewaan pun muncul dari pihak Rusia.

Fogle yang menyamar sebagai seorang diplomat di Kedutaan Besar AS tertangkap basah oleh intelijen Rusia pada Senin lalu karena mencoba merekrut para agen Rusia. Pria itu tak ragu menawarkan dana sebesar ratusan ribu dolar AS untuk memata-matai wilayah Kaukasus Utara.

Salah seorang pejabat Kremlin cukup terkejut karena sebelumnya, Presiden Vladimir Putin dan Preisdne Barack Obama sudah berjanji untuk memperdalam kerja sama. Meski kerja sama itu tidak melalui CIA, pada kenyataannya seorang agen CIA tertangkap.

"Setidaknya, kami terkejut dengan perekrutan ekstrim yang tidak tahu adat ini. Laporan itu muncul setelah dua negara (AS dan Rusia) memutuskan bahwa mereka siap meningkatkan kerja samanya," ujar penasihat Presiden Vladimir Putin untuk urusan luar negeri, Yuri Ushakov, seperti dikutip ITAR-TASS, Kamis (16/5/2013).

Meski ketegangan terlihat mulai menyelimuti hubungan AS dan Rusia, Ushakov mengumumkan bahwa Kepala Dinas Keamanan Nasional Rusia Nikolai Patrushev akan berkunjung ke AS. Kunjungan itu dilaksanakan pada 20 hingga 21 Mei, dan ditujukan untuk membahas masalah bilateral.

"Tidak terpikir oleh saya bahwa apa yang baru saja terjadi akan mempengaruhi kerja sama (AS dan Rusia). Banyak hal penting yang sudah disepakati kedua negara ini," lanjut Ushakov.

Seperti diketahui, Fogle saat ini diserahkan kembali ke Kedubes AS dan diminta meninggalkan Rusia setelah dikeanakn persona non grata. Selain dituduh merekrut agen Rusia, Fogel juga dikabarkan mengumpulkan informasi mengenai pelaku pengeboman Boston, Massachussetts, yang merupakan warga Rusia.

Di Washington, Kemeterian Luar Negeri AS mengkonfirmasi pertemuan Dubes McFaul dan Wakil Menteri Rusia Sergei Ryabkov. Namun mereka enggan memaparkan hasil dari perbincangan kedua pejabat itu. (AUL)

http://international.okezone.com/read/2013/05/16/414/807752/mata-matai-rusia-as-dianggap-tidak-tahu-adat
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube